Ardin Wicak

Ardin Wicak

Digital Entrepreneur & Marketing Consultant

Catatan, pengalaman, proyek digital, teknologi, marketing dan berbagai eksperimen web dari Yogyakarta.

📍 Yogyakarta, Indonesia

Tentang

Ardin Wicak adalah pengusaha digital dan konsultan marketing dari Yogyakarta. Ia memiliki dan mengelola lima situs di bidang marketplace konten digital, kendaraan listrik, pendidikan, publikasi digital dan informasi kawasan Malioboro.

Ia menulis sendiri artikel di situs-situs tersebut dan juga berperan sebagai pengajar. Blog ini menjadi halaman profil yang menghubungkan seluruh proyeknya.

80+ Artikel Arsip
2010 Sejak Tahun
5 Ekosistem

Ekosistem Digital

Beberapa platform dan proyek yang terhubung.

Profil & Perjalanan

Catatan perjalanan digital dari masa blogging hingga ekosistem digital saat ini.

2010

Awal mengenal blogging

Mulai menulis dan bereksperimen dengan blog, web, CSS, SEO dan berbagai teknologi internet.

2011

Eksperimen web & internet

Arsip berkembang dengan berbagai tulisan mengenai web, media sosial, domain dan teknologi internet.

Sekarang

Ekosistem digital

Blog menjadi arsip personal yang terhubung dengan berbagai proyek dan platform digital.

Aktivitas Ekosistem

Artikel terbaru dari berbagai platform.

Memuat aktivitas...

Arsip & Catatan Personal

Tulisan yang tersimpan di blog Ardin Wicak.

Memuat arsip...

30 Oktober 2010

MERAPI MARAH

Merapi meletus lagi. Udah beberapa kali untuk hari ini. Hujan abu udah sampai kemana-mana. Malem 30 Oktober 2010 jam tiga pagi hujan abu terasa banget udah kayak hujan rintik-rintik. Awan panas udah sampai radius 6 Kilometer. Bahkan pada 3 hari sebelumnya yaitu tanggal 26 Oktober 2010, Jogja digemparkan berita duka meninggalnya juru kunci Merapi Mbah Maridjan.

Ini ane nyritain waktu lagi di jalan kaliurang...


Jadi waktu itu ane lagi di Jalan Kaliurang, biasa lah nyantai menikmati malam. Lalu tiba-tiba jam setengah dua ane dan orang-orang dikagetin ama suara bel motor yang menggerombol. Pokonya nunjukin situasinya lagi genting. Ga lama banyak motor turun dari utara arah gunung merapi turun ke arah selatan. Yang lebih ngagetin lagi, hampir semua orang yang turun gunung bagian atas kepalanya dan motornya penuh ama abu merapi warna putih. Waduh pikirkirku kayaknya bahaya nih suasananya. Langsung aja tanpa pikir panjang aku pulang ke arah Jalan Godean. Eh, lha ko di Jalan Godean juga hujan abu. Lumayan kenceng lagi. Sampai ane nulis disini, hujan abu masih menghujani daerahku. Emank tragis nasib orang Jogja. Sebelumnya empat tahun sebelumnya, keadaan juga hampir sam kayak gini, tapi pada saat itu malah kita dikagetkan ma gempa tektonik yang meluluhlantahkan Kota pelajar. Udah gitu ada isu Tsunami yang bikin geger semua orang. Ampe semua orang berhamburan ke jalanan. Untung sehari kemudian ane pergi mengungsi ke Kudus.

Tapi untuk kali ini, Merapi udah parah. Sehari bisa meletus lebih dari empat kali. Berlipat-lipat dahsyatnya dari yang empat tahun yang lalu. Ini udah sampe Jalan Godean. Bahkan rumahku gentengnya udah ketutup abu. Ya Allah... benar-benar hamba-Mu ini ga bersyukur. Maafkan kami ya Allah...

Hope we be in heaven together...

Diberdayakan oleh Blogger.